Monday, March 28, 2016

Jadi Pegolf Indonesia Pertama Juara Asia, George Gandranata Bawa Pulang Haduah Rp115 Juta

GEORGE Gandranata, pimpinan klasemen sejak sehari sebelumnya, tampil sebagai juara pada Turnamen Golf PGM LADA Langkawi Championship di Langkawi, Malaysia, Sabtu (26/3).

Pada pertarungan terakhir, George menutup permainannya dengan 1-under 70 dan jadi pegolf Indonesia pertama yang menjuarai turnamen kelas Asian Development Tour (ADT), turnamen sekelas di bawah seri Asian Tour.

George, 30, unggul 1 stroke saja memasuki babak keempat. Di hari terakhir, ia sempat dibuat dag-dig-dug menyusul double-bogey di hole 2. Namun, ia mampu mengatasi kendala dengan 5 birdie untuk kemudian kena 2 bogey. Hasil itu cukup bagi George untuk tetap unggul di posisi teratas dengan total 14-under 270 di Gunung Raya Golf Resorts.

Pegolf kawakan Malaysia, Danny Chia, harus puas di posisi kedua meski bermain 2-under 69 di hari terakhir. Chia mencatat total 272. Pegolf Australia, Jordan Sherratt dan Malcolm Kokocinski dari Swedia, berbagi tempat di posisi ketiga dengan total 274 setelah sama-sama bermain 4-under (67) dan 2-over (73) di turnamen berhadiah total sekitar 46,6 ribu dolar AS ini.

Dari Amerika Serikat, John Mihael O'Toole memang bermain bagus di hari terakhir dengan 5-under 65. Namun, dengan skor total 275, ia harus puas di posisi 5 bersama pegolf Korsel Kim Chan-woo. Itthipat Buranatanyarat, pimpinan Order of Merit dari Thailand, tampil buruk di hari terakhir dengan 5-over 76 dan total 281.

"Sangat istimewa. Kemenangan ini sangat berarti buat saya. Jadi juara di pekan hari ulang tahun saya membuat kemenangan ini jadi makin istimewa. Saya benar-benar bahagia," kata George, kelahiran 22 Maret 1986.

"Saya tak mengawali permainan dengan baik. Approach saya buruk di hole 2 dan kehilangan bola hingga berakibat double-bogey. Namun, saya coba menenangkan diri karena masih terbuka peluang mencetak birdie. Saya banyak mendapatkan green hari ini dan menyelamatkan banyak par."

Dengan kemenangan itu, George membawa pulang hadiah 8.693 dolar AS (sekitar Rp115,9 juta) sekaligus naik keposisi 6 Order of Merit plus 6 poin Official World Golf Ranking, poin penting untuk bisa lolos ke Olimpiade 2016.

Sementara itu, pegolf  Indonesia lainnya, Danny Masrin, mencetak total 280 setelah memukul par 71 di hari terakhir. Ia duduk di posisi 10 bersama pegolf Australia Kevin Marques dan Mathiam Keyser dari Afrika Selatan.

Top Leaderboard
270 - George GANDRANATA (INA) 65 68 67 70
272 - Danny CHIA (MAS) 67 68 68 69
274 - Jordan SHERRATT (AUS) 67 69 71 67, Malcolm KOKOCINSKI (SWE) 64 69 68 73
275 - John Michael O’TOOLE (USA) 70 70 70 65, Chan-woo KIM (KOR) 67 70 72 66
276 - Ben LEONG (MAS) 67 72 68 69, John JACKSON (USA) 70 66 70 70, James BYRNE (SCO) 66 68 70 72, Ekthumrong LUANGANURUK (THA) 67 73 63 73
277 - Nattawat SUVANAJANAKORN (THA) 70 69 71 67, Johnson POH (SIN) 69 70 68 70, Nicholas FUNG (MAS) 67 71 66 73
278 - Taichi NABETANI (JPN) 72 69 70 67
279 - Yuichiro NISHI (JPN) 70 70 68 71
280 - Danny MASRIN (INA) 70 71 68 71, Kevin MARQUES (AUS) 69 68 72 71, Mathiam KEYSER (RSA) 67 71 68 74

DUKUNGAN