Friday, August 14, 2015

Tiger Woods Belum Ingin Terbenam

TIGER Woods sepertinya sudah berada di tepi jurang di rangkaian turnamen PGA Tour. Karena itu, ia sepertinya meminta waktu hingga akhir pekan untuk membuat keputusan tampil atau tidak di seri terakhir di Wyndham Championship.

Mark Steinberg, agen Woods, mengatakan kepada ESPN.com, Woods belum 100 persen memastikan tampil di Wyndham di Sedgefield Country Club, Greensboro, North Carolina.

Aturan PGA Tour sendiri mengharuskan seorang pegolf harusmemastikan kehadirannya di Wyndham, Jumat (14/8). Dan, Woods coba berkelit dengan meminta waktu hingga akhir pekan untuk membuat keputusan.

“Kami ingin sangat transparan. Kami katakan kepada PGA Tour, direktur turnamen Mark Brazil, dan para sponsor, Tiger meminta waktu hingga akhir pekan untuk membuat keputusan,”kata  Steinberg.

Steinberg juga menegaskan, permintaan hingga akhir pekan juga sebagai antisipasi kepada penyelenggara untuk mencari alternatif pengganti jika Woods pada akhirnya batal tampil.

Steinberg juga mengelak penundaan keputusan itu berkaitan dengan penampilan Woods di PGA Championship di Whistling Straits pekan ini. Woods masih menyisakan 5 hole ketika pertandingan dihentikan, Jumat (14/8), karena badai. Posisinya saat ini 4-over. Dengan proyeksi cut di 2-over, Woods harus memukul setidaknya 2 birdie lagi untuk lolos dari diskualifikasi.

Woods, 39, kini memang seperti berada dalam situasi sangat pelik sepanjang kariernya sebagai pegolf profesional. Poinnya di FedEx kini rendah sehingga ia berada di posisi 186. Untuk bisa bermain di turnamen playoff FedEx di The Barclays, Woods harus berada di 125 Besar.

Untuk itu, jika kena diskualifikasi di PGA Championship, maka di Wyndham, ia harus berada di posisi 2 sendirian untuk lolos. Lebih bagus lagi jika ia jadi juara karena poinnya sangat bergantung pada perburuannya di PGA juga.

Woods hanya bermain di 10 turnamen sepanjang 2015, missed the cut tiga kali dan mengundurkan diri di satu event lain. Ketika ia missed the cut di The Open bulan lalu, itu kali pertama ia terdiskualifikasi di dua turnamen berturut-turut sepanjang kariernya.

Prestasi terbaiknya tahun ini adalah di The Masters, ketika ia masuk di T-17.

Di Whistling Straits, Woods membuka perjuangannya dengan 3-over 75. Di babak kedua, mencetak 2 birdie, ia kena bogey di hole 8. Ia kemudian mencatat par di 5 hole berikutnya sampai kemudian pertandingan ditunda.

Woods dua kali gagal masuk playoff  FedEx dalam empat tahun terakhir. Ia jadi juara pada 2007 dan 2009. Pemenang turnamen ini menerima hadiah 10 juta dolar AS sebagai binus (sekitar Rp130 miliar).

Jika kelak bisa tampil di Wyndham dan FedEx Cup, yang diburu Woods tentu saja bukan sekadar hadiah uang melimpah, tapi juga reputasinya, kembalinya seorang Tiger Woods ke kancah elite dunia. Ia tak ingin benar-benar terbenam dalam jurang.

* Blog ini dibuat atas dasar iseng saja. Tapi, bukan iseng-iseng juga si. Jadi, kurang lebihnya mohon dimaafkan. Kalau Anda punya kritik, saran, atau apalah, bisa lewat email: aba.mardjani@yahoo.com. Atau, kalau Anda punya produk baru dari dunia golf, bisa juga dibagi-bagikan info-nya di sini. Siapa tahu ada manfaatnya.