Friday, August 28, 2015

Sempat Kena Penalti, Jordan Spieth Miss Cut di The Barclays

BERMAIN 74-73 dalam dua hari pertandingan The Barclays, turnamen FedEx Cup Final, Jordan Spieth miss cut dan posisinya sebagai pegolf No 1 dunia terancam.

Setelah duduk di posisi kedua di PGA Championship dua pekan lalu, Spieth meloncati Rory McIlroy sekaligus jadi pegolf paling belia yang pernah duduk di posisi teratas dunia setelah Tiger Woods.

Namun, takhta itu hampir pasti hanya akan berlangsung 14 hari menyusul miss cut di FedEx Cup Playoff di New Jersey setelah Senin (31/8), PGA Tour akan menghitung ulang poin masing-masing pegolf.

“Saya sudah menggapai puncaknya, dan saya cukup dekat kembali ke sana jika saya menjalankan tugas (bermain dengan baik) pekan berikut. Saya akan kembali,” kata Spieth di laman ESPN.com setelah memainkan babak kedua, Jumat (28/8).

“Peringkat itu, sesuatu yang hebat karena Anda sudah menggapainya. Tapi saya takkan melakukan pertandingan hidup-mati untuk mempertahankannya.”

Tapi, dua pekan bertakhta memang belum jadi rekor. Pada 1997, Tom Lehman bercokol di posisi teratas hanya dalam waktu sepekan. Tiger Woods yang menggulingkannya.

Buat Spieth, pemegang gelar Masters dan US Open, ini jadi pekan yang tak biasa. Tak pernah terbayangkan ia memainkan golf yang buruk dalam dua hari mentas di Plainfield Country Club.

Ia mengemas 5 bogey dan 1 double bogey sepanjang dua babak itu.

Ironisnya lagi, ia kena penalti 1 stroke setelah melampiaskan kekesalannya dengan menginjak bola di sebuah hazard di hole 12. Ia sempat berdebat dengan ofisial PGA Tour, tapi ia tetap tak bisa menghindari penalti.

Ancaman buat Spieth, tentu bukan cuma kehilangan posisi No 1. Sebab, Bubba Watson yang kini memimpin, juga bisa mendapatkan haknya sebagai juara FedEx Cup Playoff (dengan bonus 10 juta dolar AS) andai ia menjadi juara Barclays.

“Billy Horschell merebut FedEx Cup setelah miss cut di event pertama tahun lalu, dan saya pada posisi lebih baik untuk memenangkan FedEx dibandingkan Billy waktu itu,” kata Spieth. “Jadi, mengapa saya tak bisa (juara FedEx Cup)?”

Spieth kemudian menyebut, ada hikmah yang bisa diambilnya dengan miss cut di The Barclays. Ia jadi punya waktu lebih banyak untuk mengevaluasi  permainannya sebelum tampil di Deutsche Bank Championship pekan depan.

“Saya benar-benar harus mencari jawabannya,” katanya. “Saya memang belum tahu apa yang akan saya lakukan termasuk bagaimana melakukan persiapan untuk pertandingan pekan depan. Kami baru akan melakukan start pada Jumat (4/9).”

Deutsche Bank Championship memang tak digelar mulai Kamis (3/9) dan berakhir Minggu (6/9) sebagaimana biasanya, melainkan 4-7 September.

* aba.mardjani@yahoo.com/asmara.gue@gmail.com